Berdasar Sumber: Menjawab 4 x 6 atau 6 x 4

Beberapa hari ini, “Dunia Mayat” dihebohkan dengan permasalahan yang muncul dipermukaan mengenai 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 sama dengan 4 x 6 atau 6 x 4. Masalah ini menjadi semakin membesar ketika orang awam “yang bukan berkecimpung di bidang matematika” mencoba untuk berpendapat sesuai dengan pengalamannya dan sudut pandangnya masing-masing dengan berbagai celotehan yang kadang tidak mendasar dan cenderung “menyalahkan” salah satu pihak, dalam hal ini yang paling menjadi sorotan adalah Guru (padahal “mereka” belum tahu juga, mengapa guru sampai menyalahkan? Dan bagaimana awalnya guru menjelaskan di kelas?) Aneh memang.

Belum lagi, para Profesor ikut nimbrung, memberikan argumennya masing-masing, hingga pada perdebatan hebat, karena berbeda pandangan dan pendapat.

Saya ingin mencari SOLUSI dari permasalahan ini, karena masih mengambang. Ada satu Prof. yang menyatakan keduanya bisa “sahih” (bukan benar, menurut beliau, dalam matematika tidak ada kata benar atau salah) tergantung membahasakannya bagaimana. Prof. yang kedua mengkaitkan dengan kehidupan nyata, yaitu 4 kotak dan 2 jeruk.

Tentu saja saya tidak akan membantah pendapat dari kedua prof. tersebut, karena mereka pasti sudah benar-benar memikirkan dan mendasari apa yang sudah dipaparkan.

Saya mau berangkat dari buku nya Musser, Burger, dan Paterson yang berjudul “Mathematics For Elementary Teacher”, mendefinisikan konsep dasar perkalian sebagai berikut: Baca lebih lanjut

BUKU TEMATIK KELAS 5 SD, “ada yang keliru!”

“pak tunggu dulu, ada yang mau saya tanyakan”

seusai saya membina olimpiade matematika di salah satu SD di Malang tadi sore, saya di stop oleh guru kelas 5 dan meminta agar saya tidak pulang dulu karena ada yang mau di tanyakan.

“wah, kira-kira yang ditanyakan apa ya?” pikir saya dalam hati.

ternyata beliau menanyakan soal yang ada di buku tematik kelas 5.

“begini pak, ini ada rumus di buat di buku ini, menurut Pak Kadek benar atau tidak?”

(rumusnya yang tampak pada gambar)

IMG_20140916_154516

IMG_20140916_154500

berpikir sejenak, sambil mencoba mencari yang dimaksud yang mana ya? Baca lebih lanjut

soal problem posing yang open ended

Pers kuadrat akar akar

Misalkan Anda sedang menyampaikan pembelajaran matematika dengan topik persamaan kuadrat. Saat itu telah didiskusikan cara mencari solusi persamaan kuadrat dengan pemfaktoran, membentuk kuadrat sempurna, dan rumus. Buatlah soal yang berupa masalah dan pemecahannya.

Itu adalah salah satu soal UAS (Ujian Akhir Semester) yang dikeluarkan oleh Dr. Hery Susanto (Ketua TIM Olimpiade Nasional) pada mata kuliah Problematika Matematika Sekolah. Soal ini sangat menarik bagi saya, karena biasanya soal UAS atau soal-soal ujian matematika lebih banyak berangkat dari soal/masalah yang harus kita selesaikan akan tetapi ini benar2 berbeda, karena kita harus membuat soal/masalah terlebih dahulu kemudian baru kita jawab. Baca lebih lanjut

Mengkonstruksi Pertemuan Dua Tanda pada Bilangan Bulat

Untuk menyelesaikan soal pengoperasian bilangan bulat dapat dilakukan dengan membangun (mengkontruksi) pemikiran siswa melalui operasi hitung bertahap.

Misalnya :

4 + 3     = 7

4 + 2     = 6

4 + 1     = 5

4 + 0     = 4

4 + (-1) = 3

4 + (-2) = 2

4 + (-3) = 1

Dst . Baca lebih lanjut

Problematika dalam Membelajarkan Bilangan Bulat

gambar-guru-mengajar2

Dengan bangganya seorang guru memperkenalkan garis bilangan ketika mengajar materi tentang bilangan bulat. Hingga siswa pun terperangah menyaksikan gurunya menjelaskan dengan penuh semangat setiap bilangan yang ada dalam garis bilangan, dari bilangan bulat, nol, hingga bilangan negatif… hingga sang guru pun dengan penuh bangga mengajak siswa untuk menyimpulkan bahwa bilangan bulat merupakan “bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif, nol, dan negatif” Baca lebih lanjut

Persegi panjang adalah persegi?

ok

Masalah penamaan dalam matematika.

    Sejak SD kita sudah diperkenalkan dengan yang namanya persegi dan persegi panjang. di SMP, SMA, dan bahkan hingga kuliahpun kita masih membahas dan mendiskusikan persegi dan persegi panjang sebagai bagian dari bentuk geometri yang sangat unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Namun apakah sempat terpikirkan oleh kita, mengenai ‘penamaan’ yang diberikan pada persegi dan persegi panjang, sepintas mungkin “tidak” karena kita sudah terlanjur mudah dan familiar dalam menyebutnya. Baca lebih lanjut

Matematika adalah Kesepakatan

1.     Orng IPA blng kaki sapi ada 4 tp org matematika blng ada 8, krn kesepakatan.
2.     Juru foto blng 3 x 4 = 2.500 tp org matematika blng 3 x 4 = 12, krn kesepakatan.
3.     Orng dewasa blng 11 – 5 = 6 tp anak kecil blng 11 -5 = 0, krn kesepakatan.
4.     Orng pinter blng 5 + 5 = 10, tp orng polos 5 + 5 = 11, krn kesepatan.

apakah Anda punya kesepatan yg sama dlm kasus di atas ??? Baca lebih lanjut