THE NIGHT ONLY

Sepi ini bukanlah bisu

Hanya meragu di atas panasnya tungku

Redup ini bukanlah padam

Hanya merancu pikirkan keadaan

Reff:

Tertandang serpihan batin yang kalut

Terbelenggu emosi yang tercecer

Tersisik angan yang terlalu tinggi

Yang tak mau tergoyahkan api

Pita-pita semangat yang mulai tak setia

Di tengah merdekanya kebebasan pasar

Ku berjuang memperebutkan diri sendiri

Yang tak kunjung berarti untuk jati diri

Hehhh…. Lelah, lelah aku begini

Ku kira tahu, nyatanya aku tak mampu

Hehhh…. Lelah, lelah aku menanti

Cahaya malaikat yang membuatku bakat

Back to reff.

Kaca refrensi to be want behind me

Will be protect me from my hesitation

But, there is no person can do it..

The night only who loyal with me.

Back to reff (2x)

Iklan

Penulis: adimath17

Mahasiswa doktoral pendidikan matematika Universitas Negeri Malang. Peneliti PTK, Proses Berpikir, dan defragmentasi struktur berpikir. suka traveling (mendaki, air terjun, wisata pedesaan) suka main gitar, nyanyi pernah jadi ketua organisasi pengen banget jadi penulis buku, peneliti yang produktif dan aplikatif pengen punya bisnis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s