Beberapa hari ini, “Dunia Mayat” dihebohkan dengan permasalahan yang muncul dipermukaan mengenai 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 sama dengan 4 x 6 atau 6 x 4. Masalah ini menjadi semakin membesar ketika orang awam “yang bukan berkecimpung di bidang matematika” mencoba untuk berpendapat sesuai dengan pengalamannya dan sudut pandangnya masing-masing dengan berbagai celotehan yang kadang tidak mendasar dan cenderung “menyalahkan” salah satu pihak, dalam hal ini yang paling menjadi sorotan adalah Guru (padahal “mereka” belum tahu juga, mengapa guru sampai menyalahkan? Dan bagaimana awalnya guru menjelaskan di kelas?) Aneh memang.

Belum lagi, para Profesor ikut nimbrung, memberikan argumennya masing-masing, hingga pada perdebatan hebat, karena berbeda pandangan dan pendapat.

Saya ingin mencari SOLUSI dari permasalahan ini, karena masih mengambang. Ada satu Prof. yang menyatakan keduanya bisa “sahih” (bukan benar, menurut beliau, dalam matematika tidak ada kata benar atau salah) tergantung membahasakannya bagaimana. Prof. yang kedua mengkaitkan dengan kehidupan nyata, yaitu 4 kotak dan 2 jeruk.

Tentu saja saya tidak akan membantah pendapat dari kedua prof. tersebut, karena mereka pasti sudah benar-benar memikirkan dan mendasari apa yang sudah dipaparkan.

Saya mau berangkat dari buku nya Musser, Burger, dan Paterson yang berjudul “Mathematics For Elementary Teacher”, mendefinisikan konsep dasar perkalian sebagai berikut:

Slide1

Definisi itu adalah kesepakatan bersama. Dan dalam paham Konstruktivis Sosial, definisi yang tertulis dalam buku dan “JELAS” kredibilitas penulisnya, maka itu masuk dalam pengetahuan objektif, yang artinya pengetahuan yang patut untuk di percaya sebagai pengetahuan matematika.

Hal ini senada dengan yang dicontohkan oleh Prof. yang kedua, yang mengaitkan konsep dasar perkalian dengan 4 kotak yang didalamnya terdapat masing-masing 2 jeruk. Yang jika di gambarkan akan menjadi seperti berikut:

2

Jika dibawa ke simbol matematis (bilangan) maka akan diperoleh

2 + 2 + 2 + 2 = 4 x 2 bukan 2 x 4

2 + 2 + 2 + 2 = 4 x 2 artinya dalam 4 buah kotak terdapat masing-masing 2 buah jeruk.

Jika dibawa ke konsep dasar perkalian maka 4 x 2 adalah 4 kali 2 nya.

Pendidik (kakak, orang tua, guru, dosen, siapapun itu) bisa memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat konsep ini. Gunakan contoh-contoh yang sederhana saja, agar anak didik menjadi lebih asyik bermatematika dan ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Saya kira, tidak ada yang perlu diragukan lagi. Dalam kasus ini, guru mencoba untuk mengajarkan konsep yang benar, hanya saja guru kurang memberi kesempatan bagi siswa untuk memberikan alasan terhadap hasil yang didapatkan.

Semoga pendidikan kita semakin baik dengan adanya upaya-upaya untuk mengkritisi hal-hal yang dianggap janggal.

Kadek Adi Wibawa, M.Pd