Mentari di Puncak Panderman

11960031_10204822235288140_8046068920749893690_n

Langkah kakiku bergetar... 
Tak pendat semua nafas merangsek keluar, 
sempat sesak... 

Debumu menghunus hidungku serentak... 
Aku tetap melangkah bersama kesetiaan persahabatan
Bersama mimpi yang tak tergoyahkan...

Pepohonan berbisik bersama angin yang meminta tubuhku untuk merasakan apa yang mereka rasakan... 
Dingin tak berselimutkan... 
Tapi sahabat masih tetap bersamaku... 
Apa yang aku cari? 
Sementara jurang ada disana sini 
Dingin menusuk dada 80 derajat yang melelahkan 
Tak begitu elok... 
Tapi kakiku tetap melangkah Walaupun seringkali terdengar meronta... 

"Puncak sudah dekat" kata sahabat yang paling cepat... 
Jangankan puncak, bisa menggerakkan kaki 3 langkah saja sudah syukur minta ampun 
Tentu saja ada yang membuatku terbangun dan terus beranjak Ketika terang sudah mulai tampak 
Setengah lampu-lampu kota batu sudah mulai tak tampak 

Aku bisa menyadari kalau sudah di puncak 
Yaa.. pukul 05.00 
Menanti apa yang sudah dinanti 
Duduk bersama sahabat dalam rangkulan udara pagi... 
Menyaksikan datangnya perlahan Sang terkasih yang ditunggu 
"Aku mencari mu" 45 menit + 1,5 jam 
Bersama jurang, debu, tanjakan, dan kerasnya batu-batu yang berserakan 
Indahmu yang perlahan 
Membuatku datang kesini 
Kau memang begitu indah... 
Indah sekali... 
Sorotmu menyibak kita semua 
Mengajak untuk bersyukur 
Mengajak untuk mengenal keindahan yang sebenarnya... 
Aku telah melihatmu, 
Aku telah membawa representasimu pulang, 
Aku bisa mengenangmu 
Menceritakanmu bersama dendangan puisi yang terdengar melankoli... 
Sinarmu Penerang dan peneduh hatiku

Kadek Adi Wibawa 
Sabtu-Minggu, 5-6 September 2015 
My Trip My Alaysker

Iklan

Penulis: adimath17

Mahasiswa doktoral pendidikan matematika Universitas Negeri Malang. Peneliti PTK, Proses Berpikir, dan defragmentasi struktur berpikir. suka traveling (mendaki, air terjun, wisata pedesaan) suka main gitar, nyanyi pernah jadi ketua organisasi pengen banget jadi penulis buku, peneliti yang produktif dan aplikatif pengen punya bisnis

2 thoughts on “Mentari di Puncak Panderman”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s